Bekasi, 17 September 2026 - Sebanyak 71 Praja Madya Program Studi Keuangan Publik (KP) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan 35 melaksanakan kegiatan Studi Perspektif di Pemerintah Kabupaten Bekasi, pada Rabu, 17 September 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pendampingan dan pembelajaran bagi Praja Madya untuk memperoleh wawasan serta perspektif mengenai penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam bidang yang berkaitan dengan keuangan publik.
Studi Perspektif tersebut didampingi oleh Dr. Robert Simbolon, MPA, selaku Wakil Dekan II Fakultas Manajemen Pemerintahan (FMP); Dr. Anindita Primastuti, SE., ME., Dosen Program Studi Keuangan Publik; Okti Hendaryanti, S.Pd., Ketua Tim Akademik IPDN Kampus Jakarta; serta beberapa staf dari Tim Akademik IPDN Kampus Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, para Praja mendapatkan materi dari tiga narasumber dari Pemerintah Kabupaten Bekasi. Materi pertama disampaikan oleh Dr. Iis Sandra Yanti, S.STP., M.Si., Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Bekasi yang sekaligus mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi.
Selanjutnya, materi disampaikan oleh Drs. Dwy Sigit Andrian, M.Si., selaku Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, serta Agus Budiono, S.STP., M.Si., selaku Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bekasi.
Penyampaian materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada para Praja untuk berdiskusi secara langsung dengan para narasumber mengenai berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.
Sebagai penutup kegiatan, dilaksanakan penyerahan cendera mata berupa pertukaran plakat antara IPDN dan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Selain itu, Dekan Fakultas Manajemen Pemerintahan IPDN memberikan sertifikat penghargaan kepada ketiga narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan partisipasi dalam kegiatan Studi Perspektif.
Kegiatan Studi Perspektif Praja Madya Program Studi Keuangan Publik Angkatan 35 di Pemerintah Kabupaten Bekasi berlangsung dengan baik dan menjadi salah satu sarana bagi para Praja untuk memperluas pemahaman mengenai praktik penyelenggaraan pemerintahan daerah secara langsung.